cinta dalam kebohongan


puisi siti halimah

Disaat sajak sajak cinta mulai berkata,
Hatiku bisu tanpa ada suara

Mengapa ?
Mengapa Tuhan ?
Apakah ini takdirku ?

Disaat aku sudah membuka hatiku,
Ternyata dirinya telah mendustai cintaku..

Apakah sesedih ini takdirku ?
Mengapa aku dihadapkan di posisi yang sulit ?
Mengapa dari dulu dirinya tak berkata jujur,
Kalau dirinya telah telah dimiliki orang lain ?

Ya Tuhan…
Renggutlah nyawa ini ?
Lebih baik aku tersiksa oleh ibu tiri,
Dari pada, aku harus tersiksa oleh pedinya cinta

Aku mungkin bisa mengikhlaskannya,
Aku juga mungkin bisa memaafkannya,
Tapi satu yang tak bisa ku maafkan,
Disaat dirinya mencintaiku dalam kebohongan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s