Maaf Aku Mencintainya


Aku chika, aku tinggal dengan ayah dan ibu tiriku serta kedua adikku yg lain ibu. Kehidupanku begiti suram, sudah lama aku terpisah dgn ibu kandungku. Sampai sekarang aku belum memeiliki pacar terkadang aku iri melihat teman-temanku yang jalan degan pacarnya. Suatu hari aku kenal dgn seorang cowok kembar sebut saja dia dani dan danu. Dani mulai mendekatiku dan sepertinya dia menyukaiku.

Ternyata dugaanku benar, dani menyatakan perasaannya terhadapku. Tanpa pikir panjang aku menerima cintanya.

Sejak saat itu kehidupanku rasanya begitu indah. Setelah 2 bulan pacaran aku merasa aneh dgn sikap danu saudara kembar dani. Dia begitu memperhatikan cara berpakaianku. Ternyata setelah kuselidiki danu juga menyukaiku semenjak dani mulai menyukaiku.Semenjak itu aku mulai merasa bingung. Entah mungkin dani tidak mau menyakiti hati danu ditambah lagi selama ini ternyata dani begitu ketergantungan degan danu saudara kembarnya. Akhirnya dani memutuskan hubungan kami. Aku begitu marah pada dani, Sejak putus degan dani aku begitu terpuruk mungkin karna dia cinta pertamaku.Tidak lama setelah putus degan dani aku mulai dekat dgn rada, adik angkat dani dan danu. Semakin hari aku dan rada semakin dekat bukan seperti hubungan sahabat melainkan hubungan cinta. Mungkin karena aku kecewa terhadap ayahku dan dani, aku merasa begitu nyaman degan rada. Hingga akhirnya hubungan kami menjadi seperti layaknya hubungan suami istri. Aku begitu mencintainya dan dia pun begitu mencintai aku. Aku tau cinta kami sangat dilarang dan diharamkan tapi aku tak kuasa menahan perasaanku. Maafkan aku bila aku mencintainya. Namun inilah jalan hidupku.

Pesan Tulisan: cinta bisa tumbuh pada siapapun
Penulis : Rani

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s